X-Men: Apocalypse (2016)

x-men apocalypse

Bryan Singer kembali duduk di bangku sutradara pada seri ketiga X-Men berjudul X-Men : Apocalypse, merupakan film lanjutan dari kisah X-Men Universe dengan timeline yang terjadi pada peristiwa tahun 1980-an. Pada film X-Men : Apocalypse ini, Bryan Singer bisa dikatakan tetap berhasil melanjutkan perannya sebagai sutradara sekaligus sebagai penulis cerita yang diproduksi oleh Twentieth Century Fox. Ditambah pengalamannya sebagai sutradara pertama yang menyutradarai film X-Men, yang dirilis pada tahun 2000 lalu, dan salah satu film legendaris yang pernah dia arahkan adalah The Usual Suspects (1995), tentu ada harapan berlebih pada X-Men : Apocalypse.

Seperti yang pernah dikatakan oleh antihero Deadpool pada film solonya, untuk penonton yang tidak begitu mengikuti cerita tentang X-Men akan sangat membingungkan timeline-nya. Kisah X-Men pada 3 seri terakhirnya ini merupakan prequel kejadian sebelum 3 seri X-Men yang dirilis pada era tahun 2000-an awal, dimana Professor Charles Xavier masih diperankan oleh Patrick Stewart, mungkin puncaknya adalah pada film X-Men: Days of Future Past dimana timeline yang terjadi saling lompat antara masa waktu, apalagi jika ditambah dengan timeline mengenai kisah-kisah solo salah satu anggota X-Men terkuat yaitu Wolverine mungkin akan membingungkan lagi. Karena mutant yang memiliki adamantium di tangannya itu muncul sesaat di X-Men : Apocalypse, plus terdapat petunjuk kepada dirinya di post credit scene, ciri khas film dari Marvel.

Untungnya di film ini tidak begitu banyak adegan dengan timeline yang acak seperti film sebelumnya, berkisah tentang mutant pertama di dunia bernama En Sabah Nur atau Apocalypse (diperankan oleh Oscar Isaac) yang memiliki kekuatan besar dan memiliki kemampuan untuk mendapatkan kekuatan mutant yang menjadi induk badannya serta dapat meningkatkan kemampuan terpendam milik mutant lainnya. Merasa kecewa kepada manusia ketika dia dibangkitkan kembali, karena sudah tidak ada lagi yang memuja dirinya sebagai Tuhan. Akhirnya Apocalypse ingin mendatangkan kiamat di bumi supaya dapat membangun kembali apa yang sudah dihancurkan, dengan tujuan agar ada yang memuja dirinya kembali. Demi melancarkan tujuannya dia dibantu oleh 4 mutant lain atau istilahnya dalam kisah tentang kiamat yaitu four horseman.

Keempat mutant tersebut adalah Angel (Ben Hurdy), Psylocke (Olivia Munn), Storm (Alexandra Shipp), dan yang terkuat Magneto (Michael Fassbender). Magneto atau Erik Lehnsherr adalah sahabat dekat dan bisa menjadi musuh Professor Charles Xavier (James McAvoy) karena perbedaan pandangan mengenai hubungan antara manusia dengan mutant. Menjadi pengikut Apocalypse karena ingin menuntaskan dendam sekaligus ingin melepaskan rasa penderitannya kepada manusia. Prof. Charles Xavier pun tidak dapat tinggal diam melihat kekacauan yang terjadi di seantero bumi yang disebabkan oleh aksi Apocalypse dan juga sahabat karibnya yang jatuh dalam godaan jahat Apocalypse. Dengan dibantu rekan-rekan X-Men utama lainnya, Prof. Charles Xavier tidak sendirian menghadapi Apocalypse dan Four Horseman, seperti Mystique (Jennifer Lawrence) dan Beast (Nicholas Hoult) serta beberapa pelajar sekolah dari sekolah yang didirikan oleh Prof. Xavier, yaitu Jean Grey (Sophie Turner) dengan kekuatan telepatinya dan Cyclops (Tye Sheridan), mutant yang memiliki sinar laser di matanya. Selain itu juga dibantu oleh mutant dengan kecepatan yang luar biasa, Quicksilver (Evan Peters) dan mutant yang ahli teleportasi, Nightcrawler (Kodi Smit-McPhee), pada jalur timeline di film ini semuanya masih dalam usia yang masih muda tentunya.

Dengan tampilan visual effect yang megah, sangat memanjakan penonton untuk mendukung visual adegan demi adegan pertarungan. Ditambah dukungan acting yang sangat baik, terutama yang diperankan oleh Michael Fassbender dan James McAvoy, sejak penampilan pertama kali di X-Men : First Class hingga di seri ketiga ini, mereka berdua sudah membawa level film X-Men untuk naik tingkat ke yang lebih tinggi.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *