The Mermaid (2016)

the mermaid

Sutradara Stephen Chow pada tahun ini kembali merilis sebuah film berjudul asli Mei ren yu atau dengan judul internasionalnya adalah The Mermaid. Stephen Chow selain sukses menjadi aktor, juga terbilang sangat sukses sebagai sutradara sekaligus sebagai penulis cerita, karya-karyanya yang pernah dia arahkan sebagai sutradara dan juga penulis cerita sebelum The Mermaid (2016) adalah Shaolin Soccer (2001), Kung Fu Hustle (2004), CJ7 (2008), dan Journey to the West (2013). Khusus untuk film Shaolin Soccer, Kung Fu Hustle, dan CJ7 Stephen Chow juga bertindak sebagai pemeran utamanya dalam film- film tersebut.

Seperti pada film-film sebelumnya yang pernah dia arahkan dan turut sukses, pada film The Mermaid juga mengusung genre drama dan comedy di dalamnya. Seperti ciri khasnya, kental dengan unsur drama, bahkan menjurus ke cerita sendu dengan mencampur unsur komedi, yang dapat menampilkan gelak tawa kepada penontonnya di beberapa adegan. Di film ini Stephen Chow juga mengajak beberapa pemain pendukung yang turut bermain di film Kung Fu Hustle.

The Mermaid, dibintangi oleh Chao Deng sebagai Liu Xuan, yang sebelumnya merupakan orang miskin, merintis karir hingga menjadi pengusaha kaya, dan juga dibintangi oleh Yun Lin sebagai Shan, merupakan gadis setengah manusia setengah ikan, atau biasa dikenal dengan nama putri duyung. Berawal dari kisah Liu Xuan membeli suatu pulau dengan tujuan melakukan reklamasi pada pulau tersebut, hal tersebut mengancam makhluk-makhluk laut yang berada di sekitarnya akibat mesin sonar yang dilakukan oleh perusahaannya untuk menyingkirkan hewan-hewan laut dari pulau tersebut.

Alhasil Shan sebagai putri duyung dan juga kaumnya turut terancam oleh apa yang dilakukan Liu Xuan dan perusahaannya, bahkan beberapa temannya sesama putri duyung banyak yang mengalami  luka berat di tubuhnya akibat pancaran dari sonar itu. Shan pun ditugaskan untuk membunuh Liu Xuan oleh kawan-kawannya yang dipimpin makhluk manusia setengah gurita, karena Shan yang paling ahli untuk beradaptasi di alam darat dan juga membaur bersama manusia. Dan banyak kekonyol-konyolan yang terjadi di sini, ketika Shan hendak membunuh Liu Xuan dengan harapan sonar yang dipancarkan dapat dihentikan, banyak adegan-adegan yang mengundang tawa. Namun seperti kisah-kisah klasik drama percintaan lainnya, dari benci menjadi cinta pun juga terjadi di film ini. Dari mulai perkenalan pertama hingga menjadi suka, yang dapat mengurungkan niat tujuan awal Shan untuk membunuh Liu Xuan hingga menjadi pudar.

Meski masih terkesan klasik dengan tema drama percintaan dari benci menjadi cinta, Stephen Chow tidak sia-sia menduetkan Chao Deng dan Yun Lin untuk berpasangan di film The Mermaid ini. Dengan beberapa acting konyol mereka berdua dan chemistry di antara keduanya ketika saling memadu kasih dapat dibilang cukup sukses menghibur, terutama ketika adegan mereka saling bernyanyi di kedai makanan. Dan juga terdapat pesan moral yang ingin disampaikan di film ini, yakni harus menjaga lingkungan laut dan jangan pernah mengganggu atau merusaknya.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *