The 5th Wave – Review

the 5th wave asalreview

The 5th Wave, mengisahkan kehidupan seorang gadis remaja yang mendadak berubah 180 derajat, di bintangi oleh Chloë Grace Moretz sebagai Cassie Sullivan, seorang gadis remaja yang hidup dengan keluarga bersahaja Ayah ibu & adiknya Sams. Kehidupan yang damai & tenang tersebut berubah mendadak ketika benda asing datang dan mengitari planet bumi, dengan cepat berita itu pun tersebar, dalam 10 hari pertama tidak ada komunikasi dari tamu tak diundang tersebut, kemudian orang – orang menyebutnya the others.

asalreview-plane-crash-the-5th-wave

Pada saat Cassie dan teman-temannya sedang dalam kelas tiba-tiba semua power listrik perangkat elektronik tanpa daya, mobil-mobil bertabrakan dan pesawat terlihat terjatuh. the others melakukan serangan kejutan elektromagnetik, sehingga menyebabkan tidak ada mesin yg bergerak, listrik lumpuh, begitu juga pasokan air. Sejak itu tidak ada sesuatu yang didapat dengan mudah, ini lah 1st wave / serangan pertama oleh the others, di ikuti dengan serangan kedua / 2nd wave , gempa bumi disertai tsunami diberbagai belahan bumi,.

asalreview-tsunami-the-5th-wave

3rd wave menggunakan virus mematikan hasil modifikasi virus H1N1 yang disebar ke penjuru dunia melalui hewan unggas, dan hampir melenyapkan ras manusia, namun tidak semua manusia berhujung ke kematian karena sebagian ternyata imune terhadap virus tersebut. Pada serangan ke tiga ini lah ibu Cassie (Lisa Sullivan) meninggal, Ayah Cassie (Oliver Sullivan) pun memutuskan untuk mengungsi ke kamp terdekat. Tak lama beberapa hari tiba-tiba datang tentara Amerika ke kamp tersebut dan memisahkan antara orang dewasa dan anak-anak, saat itu boneka beruang Sams tertinggal, Cassie pun berniat untuk mengambil boneka itu tapi hal tersebut malah memisahkan nya dengan Sams.

asalreview-cassie-run-the-5th-wave

Ketika Cassie berniat kembali ke Ayahnya, terjadi perdebatan antara tentara Amerika dan para orang dewasa dikamp tersebut dan berujung saling baku tembak. Cassie pun berlari kedalam hutan ketakutan, dan saat kembali Ayah Cassie pun telah meninggal. Sebelumnya para tentara mengklaim bahwa the others telah melakukan serangan ke empat / 4th wave , dengan menyerupai manusia dan berupa membunuh semua manusia yang tersisa. Hal ini lah yang mengakibatkan saling curiga dan memicu baku tembak terjadi.

Cassie akhirnya berjalan kaki menyusul adiknya ke kamp militer, dalam perjalanannya Cassie tertembak pada bagian paha dan diselamatkan oleh Pria tampan Evan Walker dibintangi oleh Alex Roe, setelah seminggu dirawat dan mulai pulih Cassie yang awalnya tidak percaya dengan Evan mulai menuai rasa begitupun dengan Evan. Keduanya melanjutkan perjalanan untuk menemui Sams di Kamp, pada satu titik peristirahatan mereka di serang oleh para sniper the others dihutan, dari situ Evan tiba-tiba terlihat sangat kuat dan terucap dari salah satu penyerang bahwa Evan adalah penghianat, usut punya usut ternyata Evan adalah salah satu the others. 

Cassie pun marah dan tidak percaya lagi dengan Evan, kemudian pergi meninggalkan Evan dengan catatan Evan tidak akan mengikutinya. Di lain sisi teman satu SMA Cassie, Ben Parish diperankan oleh Nick Robinson yang telah direkrut oleh para tentara menyadari bahwa dirinya bersama dengan anak-anak yang dibawa ke kamp telah dimanfaatkan oleh para tentara, yang ternyata telah di kuasai oleh the others, Ben menyadari hal itu ketika diterjunkan ke dalam titik operasi dimana dikatakan oleh kolonel Vosch dilakoni oleh Liev Schreiber, dilokasi tersebut telah dikuasai oleh the others, Vosch pun memberikan helm canggih dimana diklaim dapat membedakan the others berupa display screen yang akan nampak hijau jika bertemu the others. 

asalreview-green-the-5th-wave

Saat itu Ringer melepaskan tracker pada bagian belakang lehernya, dan betul ternyata yang terlihat adalah warna hijau pada bagian Ringer yang diperankan oleh Maika Manroe, dari situ mereka tersadar hanya dipermainkan oleh the others. Ben pun kembali ke kamp untuk menyelamatkan Sams dan bertemu kembali dengan Cassie, dalam aksi penyelamatan tersebut Evan Walker kembali dan memasang beberapa bom untuk menghancurkan base. Sams akhirnya dapat berhasil diselamatkan, namun anak-anak yang lain berhasil di evakuasi oleh para tentara dan kolonel Vosch berhasil melarikan diri bersama pasukannya. Sedangkan nasib Evan Walker masih dipertanyakan apakah berhasil selamat dari ledakan tersebut.

Film garapan J Blakeson ini cukup membuat saya bertahan untuk menyimak film sampai akhir adegan, dari sisi akting para pemain sudah cukup baik, untuk alur cerita saya tidak merasakan klimaks mungkin akan ada pada sekuel berikutnya, adegan action nya pun kurang berasa greget terutama bagian baku tembaknya dan bagian pertarungan. Dalam film ini ada satu pesan yang tersampaikan saat Evan Walker menyusul ke markas militer, ketika itu Evan berkata kepada Cassie bahwa dirinya bukanlah keduanya ( Manusia dan the others ) , dan dia memilih Cassie karena hidup itu pilihan diakhiri dengan ciuman mesra Evan pun meringsek masuk kedalam dan menghancurkan base tersebut, poor Evan :3

 

 

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *