Our Little Sister (2015)

our little sister

Negara Jepang memang terkenal dengan komiknya atau yang biasa dikenal dengan istilah manga dan sudah beberapa film asal Jepang yang sukses diadaptasi dari manga sebut saja seperti Rurouni Kenshin, Death Note, 20th Century Boys, dan Gantz. Bahkan sampai hollywood pun pernah mencoba mengadaptasi manga asal Jepang berjudul Dragonball : Evolution pada tahun 2009, namun hasilnya malah berantakan dan mengecawakan para penggemar manga Dragon Ball. Lain halnya dengan Korea Selatan yang berhasil mengeksekusi melalui sutradara Park Chan Wook pada film berjudul Oldboy diadaptasi dari manga yang berjudul sama.

Dan satu lagi film asal Jepang berjudul Our Little Sister (di Jepang berjudul Umimachi Diary) yang kembali mengadaptasi dari manga berjudul Umimachi Diary, karya Akimi Yoshida yang dirilis pertama kali pada bulan April 2007. Hirokazu Koreeda bertindak sebagai penulis skenario sekaligus sutradara di film Our Little Sister, dengan didukung oleh 4 aktris cantik Haruka Ayase, Masami Nagasawa, Kaho, dan Suzu Hirose, memang tidak main-main film ini mendapatkan banyak penghargaan di ajang Award of the Japanese Academy, penghargaan yang diperoleh diantaranya adalah Best Film, Best Director, Best Cinematography, Best Lighting, dan Newcomer of Year untuk Suzu Hirose. Sayang beberapa nominasi seperti Best Actress untuk Haruka Ayase dan Best Supporting Actress untuk Kaho dan Masami Nagasawa tidak dapat diperoleh. Selain itu Our Little Sister juga ikut serta pada beberapa festival film seperti Cannes Film Festival dan Ghent International Film Festival.

Bercerita mengenai 3 bersaudari dari keluarga Kouda yang tinggal bersama di rumah peninggalan nenek mereka di daerah Kamakura, yang telah terpisah dengan kedua orang tua mereka sejak lama akibat perceraian. Sacchi Kouda (diperankan oleh Haruka Ayase) anak pertama keluarga Kouda bekerja sebaga perawat di rumah sakit, sebaga putri tertua dia yang paling serius dan keras kepala terhadap adik-adiknya, Yoshino Kouda (Masami Nagasawa) anak kedua, anak yang paling slengean dari ketiga bersaudari, bekerja di sebuah bank, sangat suka minum minuman beralkohol, dan suka asal berkencan dengan pemuda, Chika Kouda (Kaho) anak ketiga, pelayan di sebuah toko alat-alat olahraga, satu-satunya putri dari keluarga Kouda yang paling canggung.

Suatu hari mereka mendapat kabar bahwa ayah mereka telah meninggal dunia, hampir selama 15 tahun mereka telah ditinggal pergi dan kembali menikah bersama wanita yang telah menyebabkan keretakan dalam rumah tangga ayah mereka. Dari pernikahan kedua ayah mereka, mendapatkan seorang putri bernama Suzu Asano yang diperankan oleh Suzu Hirose, masih berumur hampir 14 tahun, seorang pelajar sekolah, sedikit tomboy dan sangat suka olahraga sepakbola. Hingga akhirnya Suzu menjadi adik baru dan juga menjadi keluarga baru di keluarga Kouda.

Dengan cerita drama tentang jalinan keakraban dan eratnya hubungan empat bersaudari tersebut merupakan pokok cerita di film Our Little Sister, dengan didukung visual yang cantik menampilkan pedesaan Jepang yang masih asri dan juga pegunungannya, serta diperlihatkan jalanan yang dipenuhi dengan pohon sakura yang telah mekar atau di sini disebut dengan istilah tunnel. Sutradara Hirokazu Koreeda sangat pandai mengarahkan keempat pemain utamanya di film ini, dengan cerita yang sederhana dan tidak terlalu rumit dengan beberapa konflik kecil di dalamnya, serta unsur drama yang kuat, apalagi dengan dukungan jajaran aktris yang baik memerankan peranannya masing-masing membuat Our Little Sister menjadi film drama yang layak untuk ditonton. Terutama Haruka Ayase dan Suzu Hirose yang paling berperan sangat baik memerankan karakter mereka di Our Little Sister.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *