Doctor Strange (2016)

Doctor StrangeAkhirnya Marvel membuat film solo dengan superhero berkarakter pengguna ilmu sihir, ya superhero yang dikenalkan pada film terbarunya berjudul Doctor Strange. Mungkin Doctor Strange bukanlah superhero pengguna sihir yang pertama kali dimunculkan dalam film produksi Marvel Studios, sebelumnya ada karakter superhero bernama Scarlet Witch yang pertama kali menunjukkan kekuatan besar pada dirinya dalam film Avengers: Age of Ultron (2015), bahkan Scarlet Witch dapat menenggelamkan seorang Vision ke dalam bumi pada salah satu adegan di film Captain America : Civil War (2016).

Film Doctor Strange disutradarai oleh Scott Derrickson, Scott Derrickson sendiri merupakan sutradara yang sering mengarahkan film-film horror, hasilnya pada Doctor Strange ternyata sangat memuaskan. Scott berhasil menggabungkan dunia imajinasi dan fantasi yang penuh akan hal-hal mistik dan ilmu sihir ke dalam film. Meskipun dari naskah yang dia buat bersama 2 rekan penulis naskah dalam timnya (Jon Spaihts dan C. Robert Cargill) belum terlalu istimewa untuk sebuah cerita superhero dalam dunia magic ditambah kisah akhirnya yang juga tidak terlalu berkesan, namun Scott Derrickson telah berhasil mengarahkan para jajaran pemainnya untuk mengembangkan cerita lebih baik lagi, ditambah dengan visual effect pada film yang begitu megahnya dengan segala kerumitan tampilan gedung-gedung yang sering berputar secara simetri serta dengan berbagai aksi koreografi laga bertarungnya yang juga tidak kalah seru. Tentunya visual effect pada film Doctor Strange ini merupakan poin positif dan salah satu daya pikat tersendiri untuk memanjakan mata penonton.

Kisahnya sendiri bermula dari seorang dokter ahli bedah saraf yang cukup disegani dengan segala kemampuan praktiknya bernama asli Dr. Stephen Strange, yang juga memiliki sifat ego yang cukup tinggi akan dirinya. Hingga suatu ketika dia mengalami kecelakaan yang mengharuskan kedua tangannya tak dapat digunakan kembali untuk menggunakan alat-alat operasi. Dan dengan tekad untuk sembuhnya yang menuntun Strange ke daerah bernama Kamar-Taj, Kathmandu, Nepal untuk mengobati diri, hingga dia bertemu dengan seorang guru spiritual serta mempelajari berbagai teknik ilmu sihir di sana.

Seperti kisah-kisah dalam cerita superhero pada umumnya, selalu ada tokoh antagonis di dalam cerita, tokoh antagonis tersebut bernama Kaecilius yang dibintangi oleh Mads Mikkelsen, pengguna ilmu sihir hitam yang sangat ahli dan memiliki pemikiran yang berseberangan dengan Doctor Strange dan kawan-kawannya.

Benedict Cumberbatch pun dapat dibilang telah berhasil membawa perannya sebagai seorang dokter ahli bedah saraf serta superhero pengguna ilmu sihir. Terutama pembawaan egonya yang sangat cocok dengan karakter yang dia perankan, ibarat kata Benedict Cumberbatch telah menjadi icon baru dalam dunia superhero Marvel. Dan juga ada aktris Rachel McAdams yang berperan sebagai Christine Palmer, seorang kekasih dan rekan kerja Doctor Strange yang porsi penampilannya di film ini sudah sangat sesuai dan tidak berlebihan, dari sisi acting pun juga tidak mengecewakan.

Selain itu dari jajaran pemain lainnya ada aktor bernama Chiwetel Ejiofor yang berperan sebagai Mordo, senior pengguna ilmu sihir dan salah satu penjaga kuil, serta aktris Tilda Swinton yang berperan sebagai The Ancient One dan juga sebagai mentor Doctor Strange. Doctor Strange sendiri merupakan bagian dari Marvel Cinematic Universe, seperti ciri khas dalam film-filmnya terdapat adegan pada sela-sela credit title yang memberikan sedikit bocoran untuk project selanjutnya.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *