Captain America : Civil War – Review

civil war

Kisah dari superhero Marvel Cinematic Universe produksi dari Marvel Studios kembali dengan judul film Captain America : Civil War. Diawali dengan cerita pengejaran tim Avengers terdiri dari Black Widow, Falcon, dan Scarlet Witch yang dipimpin oleh Captain America ke kota Lagos, Nigeria untuk mendapatkan formula racun mematikan. Musuh yang mereka hadapi adalah Crossbones dan pasukannya, diperankan oleh Frank Grillo. Efek kerusakan besar akibat pertarungan mereka pun tak dapat dihindari, sehingga mengakibatkan banyak korban.

Akibat kerusakan dan banyaknya korban yang terjadi di Lagos tersebut, akhirnya mengundang kekhawatiran pemerintahan di dunia, karena tindakan The Avengers yang sudah di luar batas dan tidak terkontrol ketika mereka beraksi. Diwakili oleh pemerintahan Amerika dengan utusannya Jendral Ross ke markas Avengers, Jendral Ross membuat pertemuan dengan tim Avengers untuk membuat kesepakatan supaya Avengers menyetujui bertindak di bawah kontrol pemerintahan dunia dengan menandatangani Sokovia Accords. Perjanjian tersebut untuk menghindari dampak korban jiwa yang lebih banyak lagi. Memang tidak dapat dipungkiri ketika Avengers beraksi selalu mengakibatkan kerusakan-kerusakan dan terjadinya banyak korban jiwa semenjak kejadian di New York (kedatangan Loki ke bumi) hingga di Sokovia (Avengers : The Age of Ultron), dan yang baru saja terjadi di Lagos.

Kubu Avengers pun terpecah menjadi 2 kubu, dengan keputusan Tony Stark (Iron Man) yang mendukung pemerintah untuk ikut menandatangani perjanjian, bahwa Avengers harus diawasi oleh pemerintah demi terkontrolnya tindakan mereka. Bertentangan dengan Steve Rogers atau Captain America yang menginginkan kebebasan dalam setiap aksi mereka, dan memang diketahui kalau Steve Rogers tidak begitu percaya dengan pemerintahan.

Keadaan semakin diperparah dengan kejadian meledaknya tempat delegasi-delegasi berkumpul, dengan tertuduhnya Bucky Barnes atau lebih dikenal dengan nama Winter Soldier, sahabat dari Captain America, Captain Amerika sendiri pun tidak percaya bahwa sahabatnya itulah yang melakukan aksi pemboman tersebut. Dan di film inilah tokoh Black Panther mulai diperkenalkan, salah satu tokoh central dalam cerita dalam mengejar Winter Soldier.

Untuk adegan-adegan action di film ini, sutradara Anthony Russo dan Joe Russo sangat baik dalam menampilkannya. Apalagi ketika pertempuran kubu Captain America yang terdiri dari Winter Soldier, Falcon, Ant-Man, Hawkeye, dan Scarlet Witch melawan kubu Iron Man yang terdiri dari Vision, War Machine, Black Panther, Black Widow, dan terakhir Spiderman, ya Spiderman, yang diperankan oleh Tom Holland, bergabung dengan tim Iron Man. Dengan versi yang lebih muda lagi dibandingkan dengan dua versi Spiderman terdahulu. Penampilan tiap karakter ketika bertarung terbagi dengan baik, masing-masing unjuk gigi kekuatannya ditambah dengan guyonan khas film di Marvel di sela-sela pertarungan, pelakunya tak lain adalah Spiderman dan Ant-Man.

Di sini juga diperkenalkan musuh terbaru yang menjadi otak di balik kerusuhan di Civil War, adalah Zemo, eks special force, diperankan oleh Daniel Bruhl. Salah seorang yang kecewa dengan The Avengers ketika mereka beraksi di Sokovia. Alur cerita cukup baik, masih tertutup dengan banyaknya adegan-adegan aksi pertarungan yang luar biasa yang memanjakan mata. Oh ya, di film ini ada 2 cuplikan adegan di  post-credits, jadi jangan buru-buru keluar studio jika ingin melihat dua adegan tersebut.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *