The Brothers Grimsby (2016)

the brothers grimsby

Louis Leterrier yang dikenal sebagai sutradara film action dengan karyanya seperti The Transporter (2002), The Incredible Hulk (2008), Clash of the Titans (2010), dan Now You See Me (2013), kali ini di tahun 2016 dia merilis film dengan genre action, comedy berjudul The Brothers Grimsby. Bersama sang penulis cerita sekaligus aktor utama di film tersebut, Sacha Baron Cohen, Louis Leterrier cukup berhasil mengeksekusi film The Brothers Grimsby meski bukan dengan tema yang serius seperti film-film yang dia arahkan sebelumnya.

Sacha Baron Cohen sendiri merupakan aktor komedi sekaligus penulis cerita yang terkenal dengan film-film yang penuh dengan bahan ejekan dan acting gilanya di sepanjang film, film yang pernah terkenal olehnya adalah Ali G Indahouse (2002), Borat (2006), dan The Dictator (2012). Dan pernah mendapatkan nominasi di ajang Academy Awards untuk Best Writing, Adapted Screenplay untuk film Borat.

The Brothers Grimsby, bercerita tentang kakak beradik yang berasal dari daerah Grimsby merupakan suporter fanatik klub sepakbola setempat, yang telah terpisah sejak mereka kecil. Sang kakak bernama Nobby yang diperankan oleh Sacha Baron Cohen, seperti ciri khas karakter tokoh yang sering dia perankan dengan segala tingkah laku kekonyolannya. Di film ini Nobby merupakan orang yang bodoh, peminum kelas berat dan suporter fanatik sepakbola timnas Inggris yang suka berkelahi, memiliki istri bernama Dawn Grobham (diperankan oleh Rebel Wilson) yang juga bersifat bodoh seperti suaminya serta memiliki anak yang banyak dari hasil pernikahan mereka, merupakan pasangan yang bahagia meski hidup dengan ekonomi yang pas-pasan.

Di satu sisi adiknya yang telah terpisah dengan Nobby dan telah meninggalkan Grimsby sejak kecil, bernama Sebastian (Mark Strong), merupakan agen rahasia MI6, yang sangat ahli di bidangnya dan memiliki sifat yang sangat bertolak belakang dengan saudara kandungnya. Dibantu oleh asistennya di MI6, Jodie Figgies (Isla Fisher), dengan kemampuan “Green Earth” dapat memberitahu segala informasi yang dibutuhkan oleh Sebastian sebagai mata-mata.

Bertemu kembali dengan sang kakak, lewat ketidaksengaan di tengah pengintaian Sebastian dalam menangani kasus yang melibatkan organisasi kesehatan dunia. Dari peristiwa inilah Sebastian mulai mengalami kesialan demi kesialan, hingga dia menjadi buronan oleh organisasinya sendiri. Dibantu oleh aksi-aksi gila sang kakak, mereka berdua bersama-sama melaksanakan aksi untuk menuntaskan konspirasi besar sekaligus untuk membersihkan nama Sebastian kembali di MI6.

Untuk unsur action di film ini sudah tidak diragukan kembali karena ada Louis Leterrier di sini yang sudah berpengalaman menangani film-film action, sama halnya dengan unsur comedy, di film ini Sacha Baron Cohen juga sangat sukses lewat acting-nya membuat aksi gila nan aneh yang dapat membuat penonton tertawa-tawa.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *