Batman v Superman : Dawn of Justice (2016)

batman v superman

Pada pertengahan bulan Maret 2016 lalu, film Batman v Superman : Dawn of Justice mulai merilis dalam versi bioskop atau yang biasa dikenal dengan istilah theatrical cut. Sejak awal rilis meski pada mulanya mendapatkan pendapatan yang baik namun tidak mendapatkan respon yang positif dari banyak kritikus, bahkan situs seperti rottentomatoes memberikan nilai rata-rata yang buruk terhadap film yang menjadi cikal bakal terbentuknya Justice League ini. Hal tersebut berdampak pada menurunnya pendapatan film Batman v Superman : Dawn of Justice ini pada minggu-minggu berikutnya dalam penayangannya di bioskop.

Ketika pertama kali menonton untuk versi theatrical cut memang dapat diakui bahwa dari sisi alur cerita tidak terlalu kuat untuk mengawali saga DC Extended Universe dengan banyaknya adegan yang loncat-loncat, mungkin jika Anda bukan penggemar DC Comics akan sedikit atau banyak membingungkan. Namun tidak juga sepenuhnya setuju dengan banyaknya respon negatif yang beredar. Nuansa gelap yang menjadi ciri khas dalam DC Comics masih dihadirkan di sini, terutama dalam tiap adegan sang The Dark Knight, Batman. Dari segi visual dan adegan-adegan bertarungnya juga tidak kalah apik, jika Anda telah menonton film-film seperti 300 (2006), Watchmen (2009), Sucker Punch (2011), dan film tentang Superman yaitu Man of Steel (2013) tentunya pasti Anda akan mengenal karakter sang sutradara Zack Snyder dalam menampilkan adegan action dan tone warna yang disuguhkan olehnya.

Tidak hanya itu, dari sisi acting para pemainnya pun terbilang sangat baik dalam memerankan karakternya masing-masing, terutama pemeran Batman yang baru. Untuk melepaskan bayang-bayang dari keberhasilan Chistian Bale dalam memerankan tokoh Batman pada trilogi The Dark Knight yang lalu tentu tidaklah mudah, namun apa yang dilakukan oleh Ben Affleck dalam versi Batman yang hadir saat ini juga sudah sangat baik pada pendalaman karakternya. Henry Cavill pun sudah mulai terbentuk karakternya dalam memerankan Superman semenjak film Man of Steel, serta Gal Gadot yang sangat mencuri perhatian di sini dalam memerankan Wonder Woman, terutama ketika kehadirannya sembari diiringi music score dari Hans Zimmer dan Junkie XL yang berjudul “Is She With You”.

Selain para pemeran trinity, dari sisi pemeran pendukung ada Amy Adams yang memerankan Lois Lane, mungkin akan ada beberapa yang tidak terlalu suka dengan kehadirannya yang sering muncul di mana-mana, tetapi dia adalah salah satu kunci di film ini. Dan dari salah satu adegan oleh Bruce Wayne dalam mimpinya dijelaskan di sana ketika bertemu dengan The Flash dari masa depan, dari adegan tersebut kemungkinan akan mengarah dalam kisah Injustice. Serta dari sisi antagonis ada Jesse Eisenberg yang memerankan Lex Luthor, agak berbeda dengan karakter yang dia perankan dalam film ini jika dibandingkan dengan versi komiknya, masih misteri apakah karakter yang dia perankan bukan Lex Luthor seperti yang ada dalam komik, mengingat dia sering menyinggung tentang ayahnya yang juga bernama Lex Luthor dan menjadi nama perusahaan yang dipimpin sekarang.

Hingga Zack Snyder merilis dengan versi yang dilabeli dengan nama Ultimate Edition, akhirnya yang menjadi lubang cerita dalam versi theatrical cut lalu tertutupi. Dengan alur cerita yang lebih rapi dan tertata serta tambahan waktu selama 30 menit, banyak adegan-adegan yang lebih dijelaskan di sini, tentunya hasilnya juga lebih baik dari versi yang sebelumnya tayang di bioskop.

Mungkin ada satu adegan yang paling lemah dalam film ini, adegan itu ketika Batman berubah pikiran untuk tidak kembali menyerang Superman ketika dalam keadaan tidak berdaya, karena ibu mereka sama-sama bernama Martha, entah kenapa seharusnya ada adegan atau issue yang lebih greget dihadirkan. Sisanya selain itu sudah sangat baik, yang paling menarik pertarungan Batman ketika menyelamatkan Martha Kent saat disekap, adegan bertarungnya sangat mirip dengan gaya bertarung Batman di game Arkham Series. Keputusan menghadirkan Doomsday sebagai musuh besar perdana yang dihadapi oleh trinity juga sudah tepat. Film Batman v Superman : Dawn of Justice menjadi penunjang yang baik untuk film berikutnya yaitu Justice League yang akan dirilis pada tahun depan, semoga hasilnya lebih baik. Film Justice League sendiri masih disutradari oleh Zack Snyder dan didukung oleh Ben Affleck (Batman), Henry Cavill (Superman), Gal Gadot (Wonder Woman), Jason Momoa (Aquaman), Ezra Miller (The Flash), dan Ray Fisher (Cyborg).

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *